Kementerian Dalam Negeri Mencatat Asset Tidak Bergerak

Home Forums BPKAD Kementerian Dalam Negeri Mencatat Asset Tidak Bergerak

  • This topic is empty.
Viewing 1 post (of 1 total)
  • Author
    Posts
  • #3482 Reply
    fitrah
    Guest

    Dua ini hari, Kejaksaan Negeri (Kejari) Paser bersama-sama petinggi pengawas dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Organisasi Piranti Wilayah (OPD) berkaitan di Pemkab Paser, mencatat asset tidak bergerak punya wilayah yang sejauh ini sudah geser ke faksi tiga, tidak lewat mekanisme yang benar. Hasil dari pencatatan, ada 165 asset semenjak 1970 yang sudah geser tangan ke petinggi lama, atau faksi ke-3 dari petinggi lama.

    Asset ini akan dipulihkan kembali supaya jatuh ke tangan wilayah. Hasil dari penyidikan Kejari Paser semenjak September 2019, banyak bangunan serta tanah yang sudah berubah ke petinggi lama atau faksi ke tiga, di lokasi komersil serta pembeliannya tidak cocok Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) waktu itu. Sesaat ini sudah ditata jelas di Permendagri Nomor 19 tahun 2016, mengenai dasar pengendalian barang punya wilayah.

    Kepala Kejaksaan Negeri Paser M. Syarif menjelaskan asset itu sebaiknya masih punya wilayah, salah satunya seperti tanah di atas bangunan di lokasi Jenderal Sudirman, RA. Kartini, Ahmad Yani, Gadjah Mada, serta banyak yang sekarang sudah dibuat beberapa tempat usaha.

    “Sekarang kita masih pencatatan dahulu di lapangan, kemudian akan dilihat kembali oleh faksi Kemendagri lewat petinggi terkaitnya. Apa nanti asset ini akan dikembalikan dan tanah serta bangunannya. Atau dipinjam sewakan pada pihak ke-3 yang sudah menempati sejauh ini,” kata Syarif.

    Pengawas Pemerintahan Madya ke Inspektorat Kemendagri, Kusna Heriman menjelaskan merupakan pengacara negara, peranan kejaksaan benar-benar utama di sini menolong pemda serta pusat memulihkan kembali barang wilayah atau barang negara yang geser tangan tidak cocok mekanisme. Tidak seharusnya katanya, asset strategis wilayah di lokasi komersil dengan gampangnya dibeli.

    “Hasil dari pencatatan ini, kita akan pengaturan terus dengan kejaksaan ke depan. Bagaimana tindak sambungnya, apa dikembalikan, disewakan untuk yang telah ditempati untuk usaha, atau pilihan lain. Yang pasti negara memiliki kuasa besar berkaitan pemilikan asetnya,” kata Kusna.

    Kepala Tubuh Keuangan serta Asset Wilayah (BKAD) Paser Abdul Kadir menjelaskan dari 14 asset tanah sesaat yang terdata, baru satu yang telah kembali pada tangan wilayah yaitu kantor yang sekarang ditempati Dinas Pemadam Kebakaran, dari mulanya ditempati ormas Pemuda Pancasila (PP). Sesaat asset yang lain masih ditangan petinggi lama serta ada pula yang telah geser tangan ke faksi ke tiga.

    “Kita benar-benar terbantu dengan peranan kejaksaan dalam pemulihan asset ini. Sebab sejauh ini pengawasan serta aplikasi ketentuan di wilayah berkaitan pemilikan asset cukup longgar, sampai pada akhirnya banyak asset yang geser tangan atau dibeli petinggi lama tidak cocok ketentuan Permendagri,” tutur Kadir.

    Sesudah mencatat asset tanah serta bangunan ke Sabtu, pada hari selanjutnya tempo hari, team kombinasi ini mengevaluasi asset wilayah berbentuk rumah dinas jabatan di Desa Tapis, sekitar 15 unit yang sekarang ditempati oleh keluarga petinggi yang telah pensiun. Serta ini jelas menyalahi ketentuan, sebab rumah dinas itu cuma bisa ditempati oleh petinggi aktif, serta tidak dipindahtangankan ke keluarga atau orang lain yang bukan haknya. Ditambah lagi dipasarkan. Dari 15 unit itu, ada yang kosong, ada yang masih ditempati beberapa keluarga bekas petinggi wilayah, dan beberapa ada yang sudah diperbaiki.

    Kasi Pidana Spesial (Pidsus) Kejari Paser, Mangasitua Simanjuntak mengemukakan pada beberapa yang tinggal di rumah yang bukan petinggi yang memiliki ac terbaik hak, supaya selekasnya kosongkan rumah itu dalam tempo satu bulan. Bila tidak, faksi kejaksaan yang akan mengalihkan.

    “Minta maaf, rumah ini cuma bisa ditempati oleh petinggi aktif yang sudah diputuskan sesuai dengan ketentuan wilayah. Bila petinggi itu telah pensiun, minta selekasnya dikembalikan. Ini kita tekankan ke semua yang tinggal di rumah serta tidak ada pilih kasih

Viewing 1 post (of 1 total)
Reply To: Kementerian Dalam Negeri Mencatat Asset Tidak Bergerak
Your information: