Pemetaan Aset Negara di Jakarta dan Ibu Kota Baru Terganjal Corona

Home Forums BPKAD Pemetaan Aset Negara di Jakarta dan Ibu Kota Baru Terganjal Corona

  • This topic is empty.
Viewing 1 post (of 1 total)
  • Author
    Posts
  • #3817 Reply
    Jalu Sudarsana
    Guest

    Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan mengaku penghitungan aset pada DKI Jakarta & ibu kota negara (IKN) baru terkendala virus Corona alias COVID-19.

    Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata berkata perhitungan aset ini merupakan bagian pemerintah mengelola aset atau barang milik negara (BMN) baik di DKI Jakarta maupun di Kalimantan Timur.

    "Kita terhalang buat melakukan site visit. Salah satu fungsi DJKN relatif terhambat selama pandemi COVID merupakan evaluasi," istilah Isa pada video conference, Jakarta, Jumat (12/6/2020).

    Pengelolaan BMN ini tertuang pada UU Nomor 17 Tahun 2003 & UU Nomor 1 Tahun 2004 di mana Menteri Keuangan mengatur pengelolaan BMN.

    Dengan payung aturan tersebut, maka DJKN doa setelah wudhu mengambil peran penting pada acara pemindahan IKN baru ke Kalimantan Timur. DJKN akan melakukan pemetaan aset pemerintah di Jakarta sehingga memberikan pengaruh signifikan bagi negara.

    Isa menyebut, selama pemberlakuan restriksi sosial berksala besar (PSBB) tim penilai aset DJKN nir diperbolehkan turun ke lapangan.

    Meski begitu, penundaan penilaian aset di IKN baru pun nir menjadi kasus. Sebab, penekanan pemerintah saat ini adalah menanggulangi sektor kesehatan dan ekonomi yg terdampak Corona beberapa bulan belakangan.

    "Memang secara umum konsentrasi kita tidak sedang ke menyiapkan ibu kota negara baru secara masif. Kita sekarang menangani COVID, baik perkara kesehatan, dampaknya ke sosial ekonomi di warga kita dan perkara kelangsungan usaha," kata dia.

    Sebelumnya, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyebut proyek pembangunan bunda kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur & kereta cepat Jakarta-Bandung yg diteruskan sampai ke Surabaya akan permanen dikerjakan pemerintah.

    Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menilai proyek tersebut sebagai salah satu strategi pemerintah pada rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN) sesudah dihantam virus Corona alias COVID-19.

    "Selain PSN, kereta api Jakarta-Bandung, Surabaya-Jakarta yg super cepat sanggup dicapai 5 jam, itu akan permanen kita lakukan," kata Suharso pada video conference, Jakarta, Selasa (9/6/2020).

    "Karena bagaimanapun dari sisi perputaran kapital, orang ingin di wilayah mana taraf produktivitas berdasarkan kapital itu diterima, nah Indonesia menurut saya siap dan menjadi opportunity," tambahnya.

Viewing 1 post (of 1 total)
Reply To: Pemetaan Aset Negara di Jakarta dan Ibu Kota Baru Terganjal Corona
Your information: